Senin, 02 Februari 2026

Nafsu yang ada pada diri manusia

 

Dalam diri manusia ada yang namanya nafsu. istilah nafsu yang kita kenal merupakan bahasa arab. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, nafsu adalah jiwa. Tidak semua nafsu bernilai buruk, ada nafsu yang justru baik dan dicintai Allah. Al Quran menyebutkan adanya beberapa jenis nafsu. Setidaknya tiga ayat ini membahas tentang Nafsu :  

1.      QS. Yusuf ayat 53, tentang Nafsu Amarah

2.      QS. Al Qiyamah ayat 2, tentang Nafsu Lawamah

3.      QS. Al-Fajr ayat 27 - 30, tentang Nafsu Mutmainnah

Minggu, 01 Februari 2026

Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban

 


    Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu waktu yang mulia dan istimewa dalam agama Islam. Nisfu Sya’ban adalah malam pertengahan bulan Sya’ban, yang pada tahun ini jatuh pada malam ini Senin 2 Februari 2026. Pada bulan Sya’ban ini Allah membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya. Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki menyatakan bahwa terdapat banyak kemuliaan di malam Nisfu Sya’ban, di antaranya Allah swt akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan pada malam itu, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab do’a orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah saw: Apabila tiba malam Nisfu Sya’ban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah, “Adakah orang yang memohon ampun maka aku ampuni. Adakah orang yang meminta sesuatu maka aku berikan permintaannya” (HR al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman).

Kamis, 29 Januari 2026

Keutamaan Majlis Zikir

 

Majlis dzikir dan majlis ilmu merupakan taman-taman syurga yang ada di dunia. Demikian mulianya tempat itu, sehingga diumpamakan sebagai taman-taman syurga yang sangat indah. Rasulullah SAW berpesan pada para sahabat dan umatnya:

إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ

Apabila kamu melewati taman-taman syurga, maka singgahlah dengan rasa cinta. Para sahabat bertanya: Apakah taman-taman syurga itu? Nabi menjawab: Halaqah-halaqah atau kelompok majlis zikir. (HR. Tirmdizi, 3510).

Kamis, 22 Januari 2026

PENTINGNYA MENUNTUT ILMU

                                     

    Dalam agama Islam mencari atau menuntut ilmu hukumnya wajib, tanpa terkecuali baik kecil maupun besar, muda maupun tua, kaya maupun miskin. Wahyu pertama yang diturunkan merupakan perintah membaca (iqra) yang berarti bacalah. Membaca merupakan jembatan pertama untuk mendapatkan ilmu. Sebagian besar ulama menafsirkannya kalimat iqra’ sebagai tuntutan atau seruan kepada kita dalam menuntut ilmu.

Selasa, 13 Januari 2026

Kenapa anak harus masuk ke Pondok Pesantren?

Jika kita melihat kondisi zaman sekarang ini dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat secara besar-besaran telah merubah hampir seluruh aktivitas kehidupan manusia.  Dengan cepatnya globalisasi itu, norma yang diturunkan oleh para salafus saleh dan para ulama kini sudah banyak ditinggalkan.   Kemaksiatan ada di mana-mana, pergaulan tak mengenal batas, dan terjadi di kalangan remaja yang masih labil. Bahkan hal seperti itu sudah dianggap wajar bagi sebagian kalangan masyarakat. 


Sebagai orang tua, pastinya tak ingin anak kita terjerumus dalam jurang masa depan yang suram. Orang tua ingin sekali melihat anaknya sukses baik dunia maupun akhirat, berbakti kepadanya, dan apa saja yang bersifat baik.  Berbagai cara dilakukan, seperti menyekolahkan anaknya, baik madrasah maupun sekolah formal, sebagai upaya untuk menjadi benteng dari permasalah saat ini. 

Oleh karena itu, jika hanya mengandalkan sekolah dan pantauan dari orang tua, itu belum cukup. Lalu bagaimana cara yang ampuh untuk menyikapi hal tersebut? Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, telah menjadi pilihan yang populer bagi banyak orang tua yang ingin memberikan pendidikan agama dan moral yang kokoh kepada anak-anak mereka. 

Meskipun saat ini terdapat beragam institusi pendidikan yang tersedia, pondok pesantren tetap memiliki nilai-nilai dan manfaat yang khas. Maka dalam hal ini akan dibahas beberapa alasan mengapa seorang anak harus masuk pondok pesantren untuk mendapatkan pendidikan yang holistik dan membangun karakter yang kuat. 

Nasehat Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad S.A.W. dan Umatnya

      

Nasihat merupakan pelajaran, peringatan, anjuran, teguran yang disampaikan untuk mencapai arah kebaikan. Memberikan nasihat keagamaan kepada sesama muslim sangat dianjurkan oleh agama, karena dikatakan bahwa hidup dan matinya agama itu terletak pada penyampaian akan nilai-nilai agamanya, yaitu nasihat agama. Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi menjelaskan di dalam kitabnya Minhajul Muslim mengenai sejumlah hadis yang memiliki kaitan dengan anjuran bagi sesama muslim untuk saling menasihati, misalnya yang terdapat di dalam Hadits : “Agama ini adalah nasihat, ditanyakan (kepada Rasulullah SAW) : Bagi siapa wahai Rasul ? Beliau menjawab: bagi Allah, bagi Kitab-Nya, bagi Rasul-Nya, dan bagi para pemimpin kaum Muslimin dan segenap kaum Muslimin”. 

Senin, 12 Januari 2026

4 Mutiara pada Manusia akan Hilang karena 4 perkara


Sabda Rasulullah Saw. yang dijabarkan dalam kitab Nashaihul Ibad karya Syekh Nawawi Albantani;

اَرْبَعَةٌ جَوَاهِرٌ فِي جِسْمِ بَنِي آدَمَ يُزِيلُها اربَعَةُ اشْياءَ، امَا اجَواهِرُ العَقْلُ، والدِينُ، والحَياءُ، والعَمَلُ الصالِحُ، فالغَضَبُ يُزِيْلُ العَقْل، والحَسَدُ يُزِيْلُ ادِينَ، والطَمَعُ يُزِيْلُ الحَياءََ، والغِيْبَةُ يُزِيْلُ العَمَلَ الصالِح

“Empat macam mutiara yang ada pada diri manusia dapat hilang dengan empat perkara yang lain. Empat mutiara itu ialah: akal, agama, malu, dan amal saleh. Kemarahan dapat menghilangkan akal, hasud (dengki) dapat menghilangkan agama, tamak dapat menghilangkan malu, mengumpat (ghibah) dapat menghilangkan amal saleh”. 

7 Golongan yang dinaungi Allah pada hari kiamat

Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari :

   سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللَّهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ  

  7 golongan yang dinaungi Allah dalam naungannya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan Allah: 

Barang Siapa Duduk Dengan 8 Golongan manusia maka Allah akan menambahkan 8 Perkara

Imam Nawawi Al Bantani dalam Syarah Nashaihul 'Ibad, halaman 23-24 mengutip perkataan fakih Abu Lais tentang beberapa kriteria berteman, ada diantaranya yang perlu kita hindari karna merugikan akhirat kita, ada juga yang perlu terus disertai agar kebahagiaan dunia dan keuntungan akhirat berpihak pada kita.

Ada delapan (8) kriteria golongan teman, diantara beberapa kriteria tersebut adalah :

Barang siapa yang duduk berkumpul bersama delapan kalangan teman, niscaya Allah akan  menambahkan kepadanya delapan perkara tersebut.

Minggu, 11 Januari 2026

Kisah Nabi Luth 'Alaihissalam

Nabi Luth ‘alaihissalam berhijrah bersama pamannya yaitu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam menuju Mesir. Keduanya tinggal di sana beberapa lama, lalu kembali ke Palestina. Di tengah perjalanan menuju Palestina, Nabi Luth meminta izin kepada pamannya Nabi Ibrahim ‘alaihissalam untuk pergi menuju negeri Sodom (di dekat laut mati di Yordan) karena Allah telah memilihnya sebagai Nabi-Nya dan Rasul-Nya yang diutus kepada negeri tersebut, maka Nabi Ibrahim mengizinkannya dan Nabi Luth pun pergi ke Sodom serta menikah di sana.


Ketika itu, akhlak penduduknya sangat buruk sekali, mereka tidak menjaga dirinya dari perbuatan maksiat dan tidak malu berbuat kemungkaran, berkhianat kepada kawan, dan melakukan penyamunan. Di samping itu, mereka mengerjakan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelumnya di alam semesta. Mereka mendatangi laki-laki untuk melepaskan syahwatnya dan meninggalkan wanita.

Saat itu, Nabi Luth ‘alaihissalam mengajak penduduk Sadum untuk beriman dan meninggalkan perbuatan keji itu. Beliau berkata kepada mereka,

Mengapa kamu tidak bertakwa?”– Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,–Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.–Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.–Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia,– Dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Asy Syu’ara: 160-161)

KISAH SANTRI YANG DURHAKA

 

Kisah ini menjadi ikhtibar atau pembelajaran kepada para santri. Dikisahkan ada seorang santri yang sedang nyantri di Rubat Tarim dan diasuh langsung oleh Habib Abdulloh Assyatiri, santri tersebut dikenal sangat alim, cerdas dan pintar hingga mampu menghafal Kitab Tuhfatul Muhtaj 4 jilid, bahkan diprediksi oleh banyak orang sebagai calon ulama besar pada masa yang akan datang.

Suatu hari disaat Habib Abdulloh mengisi pengajian rutin santri, tiba-tiba sang Habib bertanya kepada santri yang lainnya tentang kemanakah santri yang sangat terkenal pandai dan cerdas tersebut.  “Kemana si fulan?” Semua santri bingung dan tidak bisa menjawab pertanyaan sang guru. Ternyata santri yang dimaksud tidak ada di pondok, melainkan keluar berniat mengisi pengajian di kota Mukalla tanpa izin. Akhirnya Habib Abdulloh As Syatiri yg sangat terkenal Allamah dan Waliyulloh berkata : “baiklah orangnya boleh keluar tanpa izin, tapi ilmunya tetap disini!”.

Jumat, 09 Januari 2026

3 Kunci Menuntut Ilmu yang Masyhur dikalangan Pesantren


Dalam maqolahnya Sayyid Ahmad bin Muhammad al-Maliki menyampaikan bahwa :
1. Tetapnya ilmu (melekatnya ilmu) diperoleh dengan mudzakaroh (mengulang-ulang), maka untuk para santri jangan pernah bosan untuk mengaji dan tetap mengulang-ulang walaupun sudah katam kitabnya agar ilmu benar-benar melekat didalam hati. 
2. Keberkahannya dengan khidmah (melayani/berbakti), baik kepada Kyai maupun keluarga kyai santri harus senantiasa taat dan patuh agar memperoleh keberkahan dari ilmu yang sudah dipelajari. 
3. Manfaatnya ilmu dengan ridha guru (Syekh),  ridho guru adalah salah satu cara agar ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat.
dengan kalimat Arabnya "ثبات العلم بالمذاكرة، وبركته بالخدمة، ونفعه برضا الشيخ". Ini berarti ilmu akan kuat dan melekat di ingatan melalui pengulangan, keberkahan ilmu datang dari pengabdian kepada guru, dan manfaat ilmu yang sesungguhnya dirasakan dengan mendapatkan keridhaan dari guru. 



Dokumentasi Kegiatan Pramuka

 DOKUMENTASI KEGIATAN PRAMUKA

MTs - MA AL ADZKAR PUCANG GADING MRANGGEN DEMAK

TAHUN 2025

DI LAPANGAN TEMBAK TEMBALANG 17-19 DESEMBER 


















































Nafsu yang ada pada diri manusia

  Dalam diri manusia ada yang namanya nafsu. istilah nafsu yang kita kenal merupakan bahasa arab. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indones...