Jika kita melihat kondisi zaman
sekarang ini dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat secara
besar-besaran telah merubah hampir seluruh aktivitas kehidupan manusia.
Dengan cepatnya globalisasi itu, norma yang diturunkan oleh para salafus saleh
dan para ulama kini sudah banyak ditinggalkan. Kemaksiatan ada di
mana-mana, pergaulan tak mengenal batas, dan terjadi di kalangan remaja yang
masih labil. Bahkan hal seperti itu sudah dianggap wajar bagi sebagian kalangan
masyarakat.
Sebagai orang tua, pastinya tak ingin anak kita terjerumus dalam jurang masa
depan yang suram. Orang tua ingin sekali melihat anaknya sukses baik dunia
maupun akhirat, berbakti kepadanya, dan apa saja yang bersifat baik.
Berbagai cara dilakukan, seperti menyekolahkan anaknya, baik madrasah maupun
sekolah formal, sebagai upaya untuk menjadi benteng dari permasalah saat
ini.
Oleh karena itu, jika hanya mengandalkan sekolah dan pantauan dari orang tua,
itu belum cukup. Lalu bagaimana cara yang ampuh untuk menyikapi hal tersebut?
Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, telah menjadi
pilihan yang populer bagi banyak orang tua yang ingin memberikan pendidikan
agama dan moral yang kokoh kepada anak-anak mereka.
Meskipun saat ini terdapat beragam institusi pendidikan yang tersedia, pondok
pesantren tetap memiliki nilai-nilai dan manfaat yang khas. Maka dalam hal ini
akan dibahas beberapa alasan mengapa seorang anak harus masuk pondok pesantren
untuk mendapatkan pendidikan yang holistik dan membangun karakter yang
kuat.